6 Cara Memelihara Ikan Mas Koki untuk Pemula

Diposting pada

Cara Memelihara Ikan Mas Koki untuk Pemula – Ikan Mas Koki atau biasa disebut ikan Koki adalah hewan yang lucu dan mudah dalam perawatannya.

cara memelihara ikan mas koki

Di semua toko ikan hias pasti menjual ikan yang berasal dari negeri Tiongkok ini, sekaligus dengan perlengkapannya.

Bicara soal perawatan, ikan yang memiliki nama latin Carassius auratus ini sebenarnya tidak terlalu sulit dan tak perlu penanganan khusus.

Namun, tetap saja sebagai makhluk hidup ia juga perlu dicukupi kebutuhannya.

Untuk pemula yang ingin merawat ikan hias ini di aquarium, yuk simak panduan tentang bagaimana cara memelihara ikan mas koki dengan baik dan benar.

Apa Saja yang Dibutuhkan dan Bagaimana Cara Memelihara Ikan Mas Koki

Lalu bagaimana dan apa saja yang diperlukan dalam cara memelihara ikan mas koki ini? Mari kita jabarkan satu per satu!

1. Tempat Tinggal

Cara memelihara ikan mas koki yang pertama adalah Anda membutuhkan tempat atau wadah.

Ikan ini sebenarnya bisa dirawat di kolam atau akuarium, tetapi jika ingin melihat keindahannya, mas koki lebih baik dipelihara di akuarium.

Ikan Mas Koki tidak membutuhkan space yang cukup besar dalam pemeliharaannya, cukup dengan aquarium bowl (fish bowl) berdiameter 30 cm saja dia sudah bisa hidup.

Tetapi kalau Anda punya cukup tempat, aquarium berukuran 60x30x30 cm sepertinya lebih diutamakan.

Itu bertujuan agar ikan Mas Koki lebih leluasa dan menghindari stres pada ikan.

2. Kualitas Air

Cara memelihara ikan mas koki selanjutnya dengan memperhatikan kualitas air. Kualitas air sangat menentukan dalam merawat ikan lucu ini.

Sebenarnya bukan cuma ikan mas koki saja yang butuh kualitas air yang baik, mayoritas ikan hias lainnya pun membutuhkan kualitas air yang baik agar pertumbuhannya optimal.

Kualitas air yang optimal dalam perawatan ikan mas koki adalah memiliki tingkat keasaman pH antara 7.0 sampai 8.0, jangan sampai tingkat keasaman air tersebut di bawah 5.0 atau di atas 10.0.

Anda bisa menggunakan air sumur yang telah diendapkan ataupun air RO (Reverse Osmosis), bahkan beberapa orang ada yang menggunakan air mineral untuk kualitas air yang lebih baik.

Jika Anda pemula, sebaiknya gunakan saja air sumur di rumah Anda, tetapi sebelumnya endapkan dahulu semalaman, kemudian beri bakteri starter untuk pertumbuhan bakteri awal pada air.

Jangan lupa untuk menambahkan garam kasar khusus ikan untuk membunuh bakteri dan jamur berbahaya, sekaligus bisa sedikit menghangatkan suhu air.

3. Aerator

Ikan hias ini bukanlah ikan yang bisa hidup tanpa bantuan aerator (jika dipelihara di aquarium).

Sekalipun Anda piara mereka dalam Aquarium besar, sebaiknya gunakanlah aerator untuk memperkaya sekaligus melancarkan sirkulasi oksigen dalam air.

4. Filtrasi

Untuk menjaga kualitas kebersihan air, maka Anda membutuhkan sistem penyaringan atau filtrasi yang cukup baik.

Tidak perlu sistem filtrasi yang terlalu rumit, cukup gunakan kapas saja sebagai penyaring kotoran kasar.

Untuk filter biologis, Anda membutuhkan bakteri starter untuk menurunkan kadar amonia dalam air yang disebabkan oleh kotoran ikan tersebut.

5. Dekorasi dan Pencahayaan

Untuk mempercantik aquarium ikan koki, Anda juga membutuhkan sistem pencahayaan yang cukup serta batu kerikil sebagai alasnya.

Bisa juga ditambahkan mainan-mainan air untuk dekorasi jika Anda menyukainya.

Untuk sistem pencahayaan, Anda bisa menggunakan lampu khusus aquarium yang banyak dijual di toko-toko ikan dekat rumah Anda.

Biasanya lampu khusus ini bisa dicelupkan dalam air, karena ia punya pelindung khusus agar anti air.

Namun, tidak disarankan menggunakan lampu submersible ini jika Anda memelihara ikan mas koki di Aquarium yang kecil, karena lampu ini bisa mengubah suhu air menjadi lebih hangat, akibat panas yang dihantarkan oleh lampu.

Tetapi Anda boleh menggunakannya jika lampu tersebut menggunakan LED, sebab lampu LED tidak menimbulkan panas berlebih.

Kalau Anda baru membeli hiasan aquarium seperti rumah-rumahan dan lainnya, biasakan untuk merendam dulu dekorasi tersebut.

Biasanya, dekorasi tersebut dicat warna-warni, terkadang bau catnya masih tersisa.

Oleh karena itu, sebaiknya rendam dahulu selama beberapa hari untuk memastikan sudah tidak tercium bau cat, agar nanti dekorasi tersebut tidak mencemarkan air yang berbahaya bagi ikan Koki.

6. Makanan

Penting untuk memperhatikan asupan makanan ikan mas koki Anda. Perlu diketahui, ikan peliharaan ini adalah salah satu ikan yang rakus, apa saja yang ada di depannya akan ia makan.

Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kualitas pakan mereka dan juga takarannya.

Pakan ikan mas koki ini bisa berbagai macam, seperti pellet, cacing beku, cacing sutera ataupun cacing kering.

Bagi pemula yang tidak mau repot, pilih saja jenis pakan berbentuk pellet. Selain mudah, pellet juga sudah dilengkapi berbagai macam vitamin yang dibutuhkan oleh ikan hias kesayangan Anda.

Tahap Persiapan Ikan Mas Koki Masuk Aquarium Baru

Sebelum ikan masuk dalam aquarium, diperlukan penanganan khusus agar ikan mas koki bisa tumbuh maksimal dalam aquarium. Berikut beberapa langkahnya:

1. Recycling

Untuk aquarium baru, biasanya produsen aquarium menyambung kaca atau membentuk siku dengan lem khusus.

Setelah membeli aquarium baru, Anda bisa mengisi penuh seluruh aquarium, biarkan selama 2-3 hari.

Setelah itu, Anda kuras sampai aquarium kosong, lalu cek apakah masih tercium bau lem atau tidak.

Karena bau lem ini cukup menyengat, itu tidak bagus untuk air, termasuk untuk calon penghuninya nanti. Anda bisa ulangi cara di atas jika bau lem belum juga hilang.

Setelah bau lem benar-benar hilang, Anda bisa mengisi penuh lagi seluruh aquarium, kemudian hidupkan aerator dan sistem filtrasi lainnya.

Tak ketinggalan tambahkan garam serta bakteri starter, biarkan selama 2 sampai 3 hari.

Proses ini dinamakan “recycling.” Tujuannya agar menciptakan ekosistem bakteri baik di dalam air, yang nantinya akan berguna bagi penghuni aquarium.

2. Aklimasi

Salah satu cara memelihara ikan mas koki yang baru dibeli adalah dengan metode aklimasi.

Aklimasi adalah proses pengenalan iklan baru dengan kondisi dan suhu air dalam aquarium.

Sebelum ikan masuk sepenuhnya dalam aquarium, adaptasikan ikan dengan cara mengapungkan ikan yang masih dibungkus plastik di atas air, biarkan selama 1 sampai 2 jam.

Setelah itu buka kantong plastik, tapi jangan sampai ikan lepas dari plastik tadi.

Perlahan tambahkan sedikit air aquarium ke dalam plastik yang berisi ikan mas koki, diamkan selama beberapa menit, agar ikan beradaptasi dengan kondisi air sesungguhnya. Ulangi proses penambahan air sedikit demi sedikit.

Jika sudah dirasa cukup, ikan boleh Anda lepas perlahan menuju aquarium utama. Aklimasi ini berlaku untuk seluruh ikan yang baru dibeli.

Perawatan Ikan Mas Koki

Jika Anda sudah memahami kebutuhan dasar ikan mas koki, selanjutnya Anda juga perlu mengetahui tentang bagaimana perawatan rutin ikan hias ini.

1. Proses pergantian Air

Untuk menguras air aquarium, itu bisa dilakukan sebulan sekali atau dua minggu sekali.

Jangan sampai Anda menguras air secara keseluruhan, buang saja paling banyak setengah volume air aquarium, kemudian ganti dengan air yang sudah diendapkan (didiamkan semalaman / lebih baik lagi jika diberi oksigen) terlebih dahulu.

Kalau Anda terpaksa mengganti seluruh air dalam aquarium, Anda bisa ulangi cara recycling seperti pada poin pertama.

Jangan lupa untuk tambahkan bakteri starter dan juga garam.

2. Pemberian Pakan

Memberi makan ikan koki adalah proses yang menyenangkan dan paling ditunggu-tunggu.

Ikan mas koki adalah ikan yang rakus, jadi senang rasanya jika melihat ikan lahap memakan apa yang kita berikan.

Tapi, jangan sampai kesenangan ini membuat Anda terlena, jangan berlebihan dalam pemberian pakan.

Sedikit saja kalau memberikan makan, cukup sejumput untuk beberapa ikan. Bisa Anda lakukan 2 – 3 kali sehari maksimal.

Kalau Anda terlalu banyak memberi makan, dampaknya kotoran ikan hias ini akan menjadi amonia yang akan mencemarkan kualitas air, yang pada akhirnya bisa membunuh ikan itu sendiri.

3. Mengganti Media Filtrasi Secara Berkala

Media filtrasi ini bukanlah yang Anda beli sekali seumur hidup, diperlukan penggantian secara berkala jika dirasa sudah kotor.

Contoh kita menggunakan kapas, Anda bisa mengganti kapas jika sudah hitam atau kotor.

Jika ingin serius dalam cara memelihara ikan mas koki ini, harap jangan kesampingkan pergantian media filtrasi ini. Karena pada akhirnya bisa menentukan kualitas air.

Baca juga:

Terima kasih sudah membaca sampai habis, semoga uraian singkat tentang cara memelihara ikan mas koki bagi pemula ini dapat membantu Anda, Semoga Bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *