Proses Pengambilan Keputusan Bagi yang Sedang Dilema

Diposting pada
proses cara mengambil keputusan

Proses Pengambilan Keputusan bagi yang Sedang Dilema – Mengambil keputusan adalah tindakan yang berat, jika salah maka dampaknya bisa merugikan kita.

Tetapi biar bagaimanapun keputusan tersebut harus diambil.

Disinilah jiwa kepemimpinan dan kebijaksanaan Anda diuji. Semakin baik keputusan yang Anda ambil, itu menunjukkan kualitas diri Anda yang juga mumpuni.

Tetapi, sekalipun Anda salah dalam mengambil keputusan, rasanya itu lebih baik daripada tidak berbuat apa-apa sama sekali.

Jika Anda bingung dalam mengambil keputusan dalam hal apapun, cobalah beberapa cara sederhana berikut, mungkin bisa membantu Anda.

1. Tentukan Skala Prioritas

Proses pengambilan keputusan yang pertama adalah dengan cara menentukan skala prioritas.

Anda harus menentukan dahulu mana yang sifatnya mendesak dan penting bagi orang banyak, lalu menyingkirkan hal yang bersifat tidak terlalu urgent.

Dengan begitu, Anda akan lebih mudah untuk mengambil keputusan.

Prioritaskan hal yang sifatnya mendesak terlebih dahulu, kemudian pertimbangkan lagi, apakah itu baik untuk Anda dan yang lain atau malah menyengsarakan.

2. Buatlah List Baik dan Buruknya

Proses pengambilan keputusan selanjutnya dengan cara membuat daftar baik dan buruknya.

Jika terdapat dua pilihan, Anda bisa membuat daftar positif dan negatif masing-masing langkah yang akan Anda ambil.

Buatlah daftar sebanyak-banyaknya yang ada dalam pikiran Anda. Tuangkan dalam selembar kertas.

Terakhir, putuskan mana yang lebih banyak hal positifnya, itu yang Anda ambil.

3. Meminta Bantuan

Jangan sungkan untuk ceritakan masalah Anda kepada yang lebih berpengalaman atau teman terdekat tentang dilema atau masalah yang sedang Anda hadapi.

Terkadang, kita akan menghadapi masalah berat yang sulit untuk dipikul sendiri, oleh karena itu kita butuh orang lain untuk menghadapinya bersama.

Kalau bisa, Anda bercerita pada orang yang netral dan bisa berpikir jernih dalam melihat suatu masalah.

Biasanya saran dari orang lain akan sangat membantu, karena orang lain akan berpikir lebih netral ketimbang Anda yang sedang menghadapi dilema, dimana pada saat itu biasanya ego Anda akan mempengaruhi pilihan.

Pada akhirnya, semua proses pengambilan keputusan kembali ke tangan Anda, tetapi setidaknya Anda sudah punya gambaran dari perspektif orang lain tentang masalah yang Anda hadapi.

Dengan kata lain, saran dari orang terdekat bisa jadi pertimbangan untuk Anda.

Namun perlu diperhatikan juga, tidak semua saran bisa Anda telan bulat-bulat, biar bagaimana pun hanya Anda yang tahu persis duduk persoalan dan keadaannya.

So, ambil saran dari teman yang sekiranya cocok untuk Anda, dan kemudian pikirkan lagi solusi tersebut.

4. Tenangkan Diri

Sepertinya poin ini cukup jelas, bagaimana mungkin Anda bisa mengambil tindakan yang tepat kalau Anda sendiri sedang kalut?

Yang Anda butuhkan adalah menangkan diri sejenak. Bagaimanapun cara Anda untuk bisa rileks dan tenang, lakukanlah!

Setelah diri Anda sudah dalam keadaan benar-benar terkontrol, barulah Anda bisa melihat suatu perkara dengan lebih jelas.

Pada akhirnya Anda bisa memutuskan sesuatu dengan lebih bijaksana.

Banyak sekali orang yang terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan, bahkan pada saat sedang emosi dan tak terkontrol.

Hal tersebut tak jarang malah menyebabkan kesalahan dalam proses pengambilan keputusan, yang pada akhirnya menjadi penyesalan di kemudian hari.

Sekalipun Anda dituntut untuk mengambil keputusan dengan segera, namun sebisa mungkin Anda harus dalam kondisi yang sudah tenang dan terkontrol dulu, tanpa intervensi emosi atau perasaan lainnya.

5. Siap dengan Segala Konsekuensi

Apapun keputusan yang akan Anda ambil, Anda harus siap dengan segala konsekuensinya, baik ataupun buruk.

Biar bagaimanapun, proses pengambilan keputusan sudah diambil dan Anda wajib bertanggung jawab atas tindakan Anda.

So, jangan gegabah kalau membuat keputusan!

Kalau keputusan Anda berakhir dengan hal buruk, tak perlu menyesalinya, justru bisa menjadi pelajaran berharga bagi Anda di masa datang.

Seperti yang tertulis di awal, lebih baik salah dalam mengambil keputusan daripada tidak memutuskan apa-apa sama sekali!

Mungkin, setelah proses pengambilan keputusan ini yang perlu Anda lakukan adalah introspeksi atas keputusan tersebut.

Seperti di mana salahnya, apa yang harus diperbaiki dan lainnya. Gunanya untuk menjadi pelajaran Anda ke depan kalau menemukan kasus yang sama.

6. Meminta Petunjuk pada Tuhan

Proses pengambilan keputusan terakhir adalah dengan melibatkan Tuhan. Jangan lupakan cara yang super powerful ini!

Tuhan yang menjadikan ujian untuk Anda, dan dengan-Nya pula segala masalah atau dilema bisa diselesaikan.

Tak ada masalah yang bisa selesai tanpa campur tangan Yang Maha Kuasa, baik Anda sengaja meminta atau tidak, itu semua atas kehendak-Nya.

Cobalah luangkan waktu Anda sejenak, mintalah petunjuk pada-Nya agar diberikan jalan terbaik.

Biasanya, keajaiban akan muncul, Anda akan mendapat petunjuk atau keteguhan hati untuk memilih suatu keputusan.

Banyak juga kok orang yang hanya mengandalkan petunjuk Tuhan dalam proses pengambilan keputusan.

Dan banyak juga orang yang terlalu sombong dengan tidak melibatkan Tuhan atas apa yang sedang mereka hadapi.

Baca juga:

Itulah beberapa proses pengambilan keputusan yang bisa Anda terapkan, silahkan pilih cara yang sesuai dengan keadaan Anda, Semoga membantu!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *