Tips Memelihara Ikan Dalam Akuarium

ikan dalam akuarium

Tips Memelihara Ikan Dalam Akuarium – Pada kesempatan kali ini My Simple Tricks akan membahas seputar dunia air, terutama untuk penggemar (hobbyst) ikan hias.

Bagaimana cara untuk memelihara ikan dalam akuarium, serta apa sajakah yang harus diperhatikan. Simak ulasannya berikut ini!

Sejarah Akuarium

Akuarium adalah tangki, wadah atau kandang berisi air di mana tumbuhan dan hewan air (biasanya ikan) disimpan di dalam penangkaran.

Akuarium biasanya terbuat dari kaca atau plastik mika berkekuatan tinggi. Model dan macamnya kini mulai bervariasi.

Mungkin Anda sudah faham betul tentang bagaimana akuarium itu, tapi taukah Anda kapan pertama kali orang menggunakan akuarium?

Dahulu kala, tangki ikan (Akuarium) banyak digunakan di Roma kuno, Mesir, dan Asia.

Orang-orang Sumeria telah diketahui menyimpan ikan-ikan liar di kolam, sebagai persediaan cadangan makanan.

Di China, pembudidayaan ikan gurame menjadi ikan koi dan ikan mas yang populer saat ini, konon sudah dimulai lebih dari 2.000 tahun yang lalu.

Tangki ikan pertama yang terbuat dari kaca atau akuarium dipajang di Regent’s Park, London. Pada tahun 1853.

Perhatikan Beberapa Tips Memelihara Ikan Dalam Akuarium Berikut Ini

Akuarium biasanya diisi dengan air tawar atau air laut pada suhu tropis atau dingin.

Sebelum Anda berencana untuk memelihara ikan dalam akuarium, sebaiknya Anda perhatikan kondisi, karakteristik ikan serta habitat air lainnya. Agar nantinya Anda dapat menata serta menyesuaikan isi akuarium dengan tepat. Termasuk peralatan-peralatan pendukungnya.

Aquarist yang handal, selalu mencoba memelihara ikan dalam akuarium dengan cara yang menyerupai habitat asli penghuninya.

Kualitas air sangat penting, sebaiknya Anda juga mulai belajar mengenai kandungan kimia pada air, terutama jika Anda berniat untuk memelihara ikan air laut. Karena sangat sulit untuk memelihara ekosistem laut dalam sebuah akuarium.

Memelihara ikan di akuarium juga membutuhkan pengaturan suhu, cahaya, dan oksigen yang terukur.

Tak lupa juga untuk mengendalikan limbah yang dihasilkan oleh penghuni tangki, pemilihan spesies yang sesuai, dan desain yang menarik secara visual.

Sebuah akuarium rumah sederhana setidaknya berisi sistem penyaringan, sistem pencahayaan buatan, pompa udara, dan pendingin (chiller).

Sebaliknya jika Anda tinggal di lingkungan yang ber-suhu dingin, Anda butuh pemanas. Pemanas juga berguna untuk ikan dalam karantina, yaitu ikan yang sedang sakit ataupun stres.

Sebaiknya sebelum memulai, Anda perlu perhatikan tips memelihara ikan di atas. Karena Anda merawat makhluk hidup yang mempunyai kebutuhan juga.

Banyak universitas, lembaga kelautan, dan komisi satwa liar sering memelihara ikan air tawar dan air laut di akuarium yang besar untuk tujuan penelitian dan pengembangan.

Manfaat Memelihara Ikan Dalam Akuarium

Sebenarnya ada beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan jika kita memelihara ikan, salah satunya adalah menghilangkan stres. Apalagi kalau Anda membuat Aquascape, sungguh sejuk dipandang mata.

Namun peliharalah ikan-ikan dalam akuarium secara benar, soalnya kalau ikan mati malah kita yang stres, bukannya menghilangkan stres.

Untuk anak-anak salah satu manfaat memelihara ikan yang menonjol adalah menimbulkan rasa tanggung jawab serta disiplin anak.

Bagaimana mereka belajar secara teratur memberi makan pada waktu-waktu tertentu, serta tak lupa untuk secara rutin menguras akuarium.

Kegiatan ini tentu akan memberikan anak pengalaman berharga serta pelajaran hidup yang baik.

Baca Juga:

Semoga tips memelihara ikan dalam akuarium di atas dapat menginspirasi Anda. Karena selain bisa menghilangkan stres, ternyata merawat makhluk air ini bisa juga menjadi media pembelajaran bagi anak. Semoga bermanfaat!

You May Also Like

About the Author: Ardiansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *