7 Usaha Sampingan di Desa yang Menguntungkan

Diposting pada
usaha-sampingan-di-desa

Usaha sampingan di desa yang menguntungkan – Membuka usaha sendiri merupakan cara mencari uang tanpa bergantung pihak mana pun, keuntungannya adalah Anda yang menjadi bosnya.

Tetapi, dari segi penghasilan tidak pasti, beda dengan karyawan yang punya gaji bulanan.

Namun belakangan banyak sekali para karyawan yang mulai melirik dunia usaha sebagai sumber pemasukan mereka, baik untuk penghasilan utama, maupun hanya sekedar sampingan.

Nah, kalau Anda tinggal di pedesaan dan ingin memulai usaha sampingan, kali ini My Simple Tricks akan memberikan gambaran peluang usaha sampingan apa saja yang cocok untuk yang tinggal di desa.

1. Membuka Payment Point

Payment point adalah tempat untuk pembayaran tagihan atau cicilan. Usaha sampingan ini bisa dilakukan untuk yang tinggal di desa.

Mengingat tempat pembayaran satu dan yang lain jaraknya cukup jauh, sehingga bisnis ini sangat potensial utnuk dijalani. Bahkan, bisa jadi bisnis utama mungkin.

Pembayaran yang biasa diterima biasanya meliputi:

  • Tagihan listrik
  • Tagihan TV kabel dan internet
  • Cicilan kendaraan bermotor
  • Pembayaran Air
  • Pembelian Pulsa listrik / hp
  • Dll

Ada beberapa penyedia layanan yang bisa memberikan fasilitas kemudahan untuk bertransaksi secara online, di mana Anda bisa mengambil keuntungan dari selisih biaya administrasi atau sesuai dengan perjanjian oleh pihak penyedia layanan.

Selain menyediakan fasilitas pembayaran, biasanya dalam payment poin juga menyediakan fasilitas untuk transfer maupun tarik tunai bank.

Untuk bisa melakukan hal tersebut, dibutuhkan kerjasama dahulu dengan bank terkait.

Tetapi jangan khawatir, untuk menjalin kerjasama dengan pihak bank ini prosesnya tidak terlalu sulit.

2. Usaha Peternakan

Untuk memulai usaha peternakan, salah satu hal penting yang tak bisa terlewat adalah memiliki lahan yang cukup luas.

Banyak orang-orang di perkotaan membuka lahan ternak di desa-desa karena lahan kosongnya masih banyak, selain harga tanah yang masih murah tentunya.

Nah, kalau Anda tinggal di pedesaan dan mempunyai lahan yang cukup memadai, tidak ada salahnya menjalani peluang usaha sampingan di desa yang satu ini.

Tidak perlu membuka peternakan besar, cukup main di skala kecil saja. Yang penting Anda sudah tahu kepada siapa Anda akan menjual hasil ternak. Seiring berjalannya bisnis, Anda bisa meningkatkan usaha pelan-pelan.

Usaha peternakan ini bisa dibilang tak pernah sepi pasaran. Pasti ada saja permintaan dari kota-kota disekitar untuk memasok hasil ternak. Contohnya restoran-restoran yang menjual makanan berbahan dasar daging-dagingan.

Selain ke restoran-restoran, biasanya untuk menjual hasil ternak Anda bisa menawarkan ke pasar-pasar terdekat.

3. Menjual Hasil Desa secara Online

Setiap desa biasanya mempunyai ciri khas yang tak ada di tempat lain. Dengan memanfaatkan keunikan tersebut, Anda bisa menjual hasil karya ataupun apa saja yang menjadi ciri khas desa Anda.

Sekarang adalah eranya teknologi, maka manfaatkanlah peluang bisnis ini untuk mendapat penghasilan secara online dengan menjual hasil desa Anda.

Usaha online ini bisa Anda jadikan sebagai sampingan maupun kerjaan utama.

Yang perlu Anda pastikan adalah ketersediaan stok dan juga kredibilitas Anda sebagai seller. Maklum saja, dalam bertransaksi online, pembeli dan penjual tidak bertatap muka langsung, jadi kejujuran Anda sebagai seller dipertaruhkan.

Keuntungan menjual hasil desa adalah minim kompetitor, dan stok barang yang terbatas, karena mungkin hanya diproduksi di daerah Anda saja.

Baca juga: Cara Menghasilkan Uang Secara Online Tanpa Keluar Rumah

4. Usaha Perikanan

Sama seperti usaha peternakan, bisnis di bidang perikanan juga bisa Anda lakukan sebagai usaha sampingan di desa yang cukup menguntungkan.

Jika peternakan membutuhkan lahan, maka sama halnya dengan perikanan. Hanya saja Anda perlu membuat empang-empang atau kolam untuk pemeliharaan atau pemijahan.

Kalau dirasa membuat empang terlalu memberatkan Anda, Anda bisa coba mulai dengan membuat kolam yang terbuat dari terpal.

Kolam terpal ini adalah alternatif murah dalam membudidayakan ikan. karena Anda hanya butuh terpal serta kayu-kayu yang terbuat dari bambu sebagai penyangga.

Dibandingkan harus membuat empang ataupun kolam semen, memulai dengan kolam terpal adalah alternatif yang paling hemat modal.

Umumnya, permintaan ikan yang paling ramai adalah ikan mas, gurame, nila, mujair, lele dan bawal. Dan untuk ikan hias, Anda bisa membudidayakan ikan mas koki, koi, guppy ataupun ikan cupang.

Untuk mengetahui kisi-kisi lebih lanjut tentang budidaya hewan, Anda bisa baca di kategori budidaya.

5. Toko Kelontong

Kalau usaha yang satu ini tidak hanya di desa, di kota-kota besar pun toko kelontong selalu laris manis.

Intinya, selama manusia memerlukan kebutuhan pokok, selama itu pula toko kelontong akan berjaya.

Untuk memulai usaha sampingan di desa ini, Anda membutuhkan tempat untuk berjualan dan juga modal yang bisa disesuaikan, tergantung dari seberapa besar Anda ingin menjalankan usaha.

Kunci kesuksesan usaha toko kelontong adalah tempat yang strategis, harga bersaing, barang-barang yang fresh dan juga pelayanan yang memuaskan.

Perlu dicatat, jika Anda ramah dengan pembeli, walau harga barang Anda lebih mahal sedikit dibanding toko sebelah, pembeli akan tetap lari ke toko Anda.

Apalagi kalau barang yang Anda jual lengkap dan harganya murah-murah, dijamin toko akan laris manis.

6. Pertanian

Lagi-lagi, untuk membuka usaha sampingan di desa ini membutuhkan lahan. Tetapi, bisnis pertanian ataupun perkebunan semakin lama semakin menunjukkan hasil yang positif, apalagi jika dikelola secara benar.

Kalau Anda tidak bisa mengelola pertanian, tetapi Anda memiliki lahan, Anda bisa menyewakan tanah atau sawah yang Anda punya kepada petani lain untuk digarap. Hasilnya nanti bisa dibagi dua atau sesuai dengan kesepakatan.

Kalau ingin dijadikan sebagai usaha sampingan dan tak mau repot mengelola pertanian, Anda bisa menyewakan lahannya saja.

Usaha pertanian ini tidak bisa dijalankan di sembarang tempat, ada daerah-daerah yang memang kesuburan tananhnya tidak memadai untuk bercocok tanam. Jadi, pastikan dulu lahan yang Anda miliki bisa dijadikan lahan pertanian.

7. Menjual Pulsa

Seiring bertambahnya pengguna telepon genggam di Indonesia, bisnis menjual pulsa ini pun semakin potensial sebagai usaha sampingan di desa.

Memang keuntungan yang diraih dari bisnis ini tidak seberapa, tapi untuk Ibu rumah tangga sebenarnya cukup lumayan. Bisa untuk tambahan jajan anak dan bikin dapur tetap ngebul.

Bisnis jualan pulsa ini pun tidak memerlukan modal yang besar, cukup bermodalkan etalase, hp dan juga deposit pulsa sesuai kebutuhan.

Kalau ingin ditekuni dengan serius, Anda bisa membuat toko pulsa yang lebih besar di pinggir jalan, tentunya juga dibarengi dengan menjual smartphone baru/bekas, aksesoris dan kalau bisa servis sekalian.

Ide bisnis di atas hanyalah gambaran secara umum tentang bisnis yang menguntungkan, pada kenyataannya Anda harus tetap belajar pada ahlinya yang berpengalaman sebelum benar-benar membuka usaha.

Baca Juga:

Semoga beberapa peluang usaha sampingan di desa ini bisa menginspirasi Anda untuk memulai usaha secara mandiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *